Month: June 2015

Manfaat Punguan Marga

Di tengah kehidupan kota yang sangat majemuk dan moderen, seperti di kota metropolitan Jakarta saat ini,  banyak orang-orang yang merasa terasing dan gamang menjalani kehidupannya. Kehidupan kota moderen sering membuat kehidupan kita terasa bagaikan terdampar di samudera tak bertepi. Membuat kita rindu ingin segera pulang ke rumah. Punguan marga, dipandang sebagai rumah itu. Sebab itu tidak heran jika punguan marga bisa sangat berkembang di jaman moderen ini. Itu adalah sesuatu yang sangat logis dan manusiawi.

Sebab itu fungsi pertama punguan marga adalah menjadi tempat reuni. Dengan berjumpa kembali dengan “kerabat dan sahabat” masa kecil tentu hati akan merasa senang. Memang masih ada beberapa  anak-anak Batak yang lahir di Jakarta menganggap punguan itu tidak menarik, bahkan dianggap hanya sebuah pemborosan waktu yang menjengkelkan. Dan hal seperti ini akan selalu ada setiap saat..

Berhubungan dengan itu, fungsi utama dari punguan marga adalah untuk memelihara identitas dan akar budaya. Tidak bisa dipungkiri bahwa kehidupan di kota besar seperti Jakarta orang bisa merasa kehilangan identitasnya. Tetapi apabila cukup sering mengikuti dan menjalankan kebiasaan-kebiasaan adat, maka orang-orang Batak yang besar di kota ini akan kembali merasa memiliki identitasnya.. Dan hal itu tentunya akan didapatkan di punguan marga. Maka akar budaya kita ini pun akan terpelihara dan tidak tumbang di tengah kehidupan moderen ini.

Fungsi penting  lainnya dari sebuah punguan adalah untuk meneguhkan kebersamaan keluarga. .Dari kebersamaan inilah kita bisa menghadapi berbagai tantangan kehidupan sehari-hari. Semua kondisi kehidupan dii perantauan, akan selalu ada orang-orang yang mengalami masa yang sangat sulit. Kondisi dimana kita benar-benar membutuhkan dukungan dari orang lain. Pada umumnya keluarga dari punguan marga inilah yang akan selalu ada membantu kita. Kondisi sulit itu bisa beraneka. Misalnya ketika ada orang yang mengalami kemalangan atau sakit berat pada situasi tertentu misalnya di malam hari. Keluarga kitalah akan selalu siap hadir membantu kita.

Memang harus kita akui bahwa punguan marga ini juga memiliki berbagai kekurangan yang masih perlu kita benahi. Pada umumnya kegiatan punguan kita masih hanya sebatas kegiatan seremonial saja, Punguan belum serius menggumuli kehidupan kekinian dan masa depan anggota pada umumnya. Setiap anggota kita cepat atau lambat pasti akan pernah menghadapi masalah berat. Bagi orang yang secara finansialnya sedang dalam kondisi bagus dan kuat tentu hal ini tidak ada masalah, tetapi bagi orang yang sedang dalam kondisi kesulitan?

Sebab itu punguan marga sudah seharusnya bisa dibangun menjadi daya penggerak menuju masa depan yang jauh lebih baik. Kita perlu membangun harapan yang kuat akan masa depan melalui kekuatan kebersamaan punguan marga. Kita harus bisa menjadikan punguan itu sebagai kekuatan kita dengan menyatukan doa, tekad dan keyakinan untuk melangkah menuju masa depan.

Kebersamaan punguan kita tidak boleh lagi hanya sebatas melakukan acara seremonial kelahiran, perkawinan, kematian atau berbagai paradaton lainnya, tetapi harus bisa lebih dari itu. Kita perlu membangun kembali kebersamaan seperti yang dilakukan para leluhur kita jaman dahulu.   Gotong royong atau siadapari. Hal ini masih sangat relevan untuk kita lakukan dalam hal kegiatan ekonomi. Kita sudah harus bisa bersama dalam berbagai kegiatan ekonomi seperti “membuka hutan”, “membangun rumah”, “mengerjakan sawah”, “berperang” dan lain-lain. Kebersamaan kita masih sangat diperlukan dalam berbagai sisi kehidupan kita saat ini.

Jika punguan-punguan marga ini haruslah dapat kita arahkan kembali sebagai kekuatan ekonomi, pengetahuan dan pendidikan, serta informasi yang akan sangat bermanfaat dalam membantu kehidupan ekonomi keluarga kita. Apalagi bila diarahkan untuk membentuk karakter yang berbudaya dan .

Sumber aslinya :  “ Manfaat Punguan Batak ,-  Oleh Pdt Daniel Taruli Asi Harahap. http://rumametmet.com