Category Archives: Simatupang Info

Manfaat Kebersamaan

Menyiapkan berbagai kelengkapan yang dibutuhkan setiap anggota punguan untuk bisa terus bekerja dan berkarya sesuai tugas kegiatan profesi dan usaha masing-msing

Membangun Punguan Marga

Menjadi bagian dari komunitas punguan marga merupakan sebuah kebutuhan yang sangat penting bagi orang batak pada umumnya. Demikian juga bagi kita “pomparan” marga Simatupang. Banyak kebutuhan dasar sebagai orang batak yang memang hanya bisa diperoleh dari punguan. Selain kebutuhan “paradaton”, tentu ada banyak kebutuhan lain yang ada di punguan. System hubungan kekeluargaan yang luar biasa, karya besar para leluhur yang harus kita syukuri dan kita berdayakan demi untuk kemajuan kita semua.

Dilihat dari besarnya potensi dan sumberdaya punguan. Terlepas apapun nama punguan itu,sebenarnya banyak manfaat penting yang bisa kita ciptakan untuk membantu anggota punguan dalam menghadapi proses kehidupan sehari-hari, dalam menghadapi tuntutan kemajuan jaman yang selalalu menantang di depan kita, termasuk segi ekonomi. Sayangnya, kegiatan dan pelayanan punguan kita pada umumnya belum banyak menyentuh berbagai manfaat penting ini. Umumnya masih bersifat normatif. Bahkan tidak jarang pengurus dan program kerja yang ditetapkan, hampir tidak berwujud sampai akhir periode kepengurusan.

Membangun sebuah punguan yang hebat dan berkinerja tinggi tentu tidak bisa dicapai begitu saja.Perlu ada kerjasama dan komitmen yang kuat dari berbagai pihak yang ada di punguan itu. Operasional punguan tidak bisa hanya mengandalkan pengurus yang pada umumnya memiliki kesibukan tersendiri. Perlu ada yang membantu pengurus. Perlu ada media komunikasi dan alamat yang tetap. Sumberdana punguan tidak bisa hanya mengandalkan sumbangan “tok-tok ripe” yang cendrung melelahkan beberapa orang tertentu saja. Dan berbagai hal lain, yang perlu segera mendapat perbaikan.

Punguan dan anggota adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Membangun punguan berarti harus bisa memberdayakan setiap anggota punguan. Membangun punguan berarti harus bisa menjaga sebuah proses berkelanjutan, yang memberi manfaat bagi punguan dan anggota. Inilah tujuan kami menyampaikan pemikiran ini. Semoga kita bisa bersama-sama menyiapkan dan mengelola sebuah media yang harus kita kelola secara profesional untuk bisa memberdayaakan setiap anggota punguan kita secara maksimal. Termasuk berbagai bakat dan potensi serta sumberdaya yang ada di punguan. Demi untuk kebaikan kita semua.

Untuk itu kami mengajak Ompung, Bapak Tua/Inang Tua, Bapak Uda/Inang Uda, Amangboru/Namboru, Lae/Ito, Abang/Kakak, Adik dohot iboto-nami, untuk bersama-sama membangun sebuah media tersebut. Kita bisa bekerjasama saling mengisi dan saling melengkapi membangun sebuah Media Profesi dan Usaha, yang telah kami siapkan. Media ini masih membutuhkan dukungan untuk penyempurnaannya. Dari sini kita bisa membentuk bakat dan potensi para generasi muda kita menjadi produk-karya yang dibutuhkan masyarakat luas secara berkelanjutan. Dengan produk-karya inilah para generasi muda kita akan membangun kesibukan sehari-hari yang bernilai ekonomis, menjadi profesi dan usaha yang membawa mereka bertumbuh menjadi orang-orang muda yang produktif dan mandiri

Manfaat Punguan Marga

 

Di tengah kehidupan kota yang sangat majemuk dan moderen, seperti di kota metropolitan Jakarta saat ini,  banyak orang-orang yang merasa terasing dan gamang menjalani kehidupannya. Kehidupan kota moderen sering membuat kehidupan kita terasa bagaikan terdampar di samudera tak bertepi. Membuat kita rindu ingin segera pulang ke rumah. Punguan marga, dipandang sebagai rumah itu. Sebab itu tidak heran jika punguan marga bisa sangat berkembang di jaman moderen ini. Itu adalah sesuatu yang sangat logis dan manusiawi.

Sebab itu fungsi pertama punguan marga adalah menjadi tempat reuni. Dengan berjumpa kembali dengan “kerabat dan sahabat” masa kecil tentu hati akan merasa senang. Memang masih ada beberapa  anak-anak Batak yang lahir di Jakarta menganggap punguan itu tidak menarik, bahkan dianggap hanya sebuah pemborosan waktu yang menjengkelkan. Dan hal seperti ini akan selalu ada setiap saat..

Berhubungan dengan itu, fungsi utama dari punguan marga adalah untuk memelihara identitas dan akar budaya. Tidak bisa dipungkiri bahwa kehidupan di kota besar seperti Jakarta orang bisa merasa kehilangan identitasnya. Tetapi apabila cukup sering mengikuti dan menjalankan kebiasaan-kebiasaan adat, maka orang-orang Batak yang besar di kota ini akan kembali merasa memiliki identitasnya.. Dan hal itu tentunya akan didapatkan di punguan marga. Maka akar budaya kita ini pun akan terpelihara dan tidak tumbang di tengah kehidupan moderen ini.

Fungsi penting  lainnya dari sebuah punguan adalah untuk meneguhkan kebersamaan keluarga. .Dari kebersamaan inilah kita bisa menghadapi berbagai tantangan kehidupan sehari-hari. Semua kondisi kehidupan dii perantauan, akan selalu ada orang-orang yang mengalami masa yang sangat sulit. Kondisi dimana kita benar-benar membutuhkan dukungan dari orang lain. Pada umumnya keluarga dari punguan marga inilah yang akan selalu ada membantu kita. Kondisi sulit itu bisa beraneka. Misalnya ketika ada orang yang mengalami kemalangan atau sakit berat pada situasi tertentu misalnya di malam hari. Keluarga kitalah akan selalu siap hadir membantu kita.

Memang harus kita akui bahwa punguan marga ini juga memiliki berbagai kekurangan yang masih perlu kita benahi. Pada umumnya kegiatan punguan kita masih hanya sebatas kegiatan seremonial saja, Punguan belum serius menggumuli kehidupan kekinian dan masa depan anggota pada umumnya. Setiap anggota kita cepat atau lambat pasti akan pernah menghadapi masalah berat. Bagi orang yang secara finansialnya sedang dalam kondisi bagus dan kuat tentu hal ini tidak ada masalah, tetapi bagi orang yang sedang dalam kondisi kesulitan?

Sebab itu punguan marga sudah seharusnya bisa dibangun menjadi daya penggerak menuju masa depan yang jauh lebih baik. Kita perlu membangun harapan yang kuat akan masa depan melalui kekuatan kebersamaan punguan marga. Kita harus bisa menjadikan punguan itu sebagai kekuatan kita dengan menyatukan doa, tekad dan keyakinan untuk melangkah menuju masa depan.

Kebersamaan punguan kita tidak boleh lagi hanya sebatas melakukan acara seremonial kelahiran, perkawinan, kematian atau berbagai paradaton lainnya, tetapi harus bisa lebih dari itu. Kita perlu membangun kembali kebersamaan seperti yang dilakukan para leluhur kita jaman dahulu.   Gotong royong atau siadapari. Hal ini masih sangat relevan untuk kita lakukan dalam hal kegiatan ekonomi. Kita sudah harus bisa bersama dalam berbagai kegiatan ekonomi seperti “membuka hutan”, “membangun rumah”, “mengerjakan sawah”, “berperang” dan lain-lain. Kebersamaan kita masih sangat diperlukan dalam berbagai sisi kehidupan kita saat ini.

Jika punguan-punguan marga ini haruslah dapat kita arahkan kembali sebagai kekuatan ekonomi, pengetahuan dan pendidikan, serta informasi yang akan sangat bermanfaat dalam membantu kehidupan ekonomi keluarga kita. Apalagi bila diarahkan untuk membentuk karakter yang berbudaya dan .

 

Sumber aslinya :  “ Manfaat Punguan Batak ,-  Oleh Pdt Daniel Taruli Asi Harahap. http://rumametmet.com

Membangun Usaha sebagai Sumberdana Punguan

MEMBANGUN KEBERSAMAAN MENCIPTA KARYA

Menjadi bagian dari punguan marga sudah merupakan kebutuhan penting bagi orang batak pada umumnya. Dimana ada orang batak, umumnya di situ ada punguan marga. Hal ini terjadi secara alami, karena banyak kebutuhan dasar sebagai orang batak yang memang hanya bisa diperoleh dari punguan itu. Selain ulaon paradaton, tentu banyak kebutuhan terkait lainnya yang bisa didapat dari punguan. Sistem kehidupan komunitas batak, karya berharga dari para leluhur orang batak yang harus disyukuri dan dimanfaatkan secara baik demi untuk kebaikan setiap anggota.

Dilihat dari potensi dan sumberdaya punguan yang begitu besar, berbagai manfaat punguan sudah seharusnya bisa diapplikasikan secara maksimal. Dari sekian banyak punguan yang ada, ada beberapa yang sudah mewujudkan manfaat punguan ini secara maksimal dan lebih luas. Ada yang sudah mampu mengelola punguan secara profesional. Bahkan layaknya mengelola sebuah perusahaan. Namun tidak sedikit juga punguan yang belum dapat berbuat banyak. Diantaranya ada punguan dimana kegiatan dan pelayanannya masih hanya bersifat reaktif dan seadanya. Ada juga punguan dimana pengurus dan program kerja yang sudah ditetapkan sedemikian rupa, hampir tidak berbuat apa-apa. Dan berbagai kondisi lainnya.

Membangun sebuah punguan yang hebat dan berkinerja tinggi tentu tidak bisa dicapai hanya dengan menetapkan susunan pengurus dan program kerja saja. Dan tidak mungkin juga bisa dicapai kalau punguan hanya dibiarkan berjalan seadanya saja. Perlu ada proses aktif dan dinamis yang terus mengiringi kebutuhan setiap anggota. Perlu ada orang-orang yang mau bekerja dan berkarya di dalamnya. Perlu ada kebersamaan yang kuat untuk saling memberi arti. Dan berbagai hal lainnya, termasuk media usaha sebagai sumber dana yang jelas dan tersistem untuk mendukung berbagai kebutuhan punguan. Semua itu merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan, yang harus bisa dilakukan seiring sejalan.

Sebagai sebuah punguan, memulai usaha bersama sebagai sumberdana punguan tentu merupakan tantangan tersendiri.  Beberapa dari punguan yang ada di Simatupang juga sudah memasukkan program usaha sebagai salah satu sumberdana punguan. Untuk mewujudkannya memang tidak mudah, tapi hal ini merupakan pilihan penting yang perlu ditindaklanjuti  dengan bijak. Punguan membutuhkan sumber dana yang jelas dan tersistem. Tidak bisa terus bergantung kepada sumbangan “tok-tok ripe” yang cendrung melelahkan beberapa orang pengurus maupun anggota tertentu saja. Memulai usaha sebagai sumber dana punguan perlu segera dipersiapkan.

Pengembangan sebuah usaha sebagai sumber dana punguan, memang tidak akan secara otomatis bisa meningkatkan kinerja punguan yang hebat. Tidak juga secara otomatis akan meningkatkan kesejahteraan setiap anggota punguan. Masih harus disinerjikan dengan berbagai keperluan lain. Namun sumber dana sangat diperlukan untuk mempersiapkan berbagai keperluan lainnya yang dibutuhkan untuk mewujudkan pelayannya. Itulah yang menjadi alasan kami menyampaikan pemikiran ini di media website ini. Kami ingin membuka wacana mengenai pentingnya sebuah usaha bagi punguan termasuk pada punguan simatupang kita. Hal ini sangat penting demi untuk membangun punguan yang berkinerja tinggi, dan melahirkan anggota yang produktif dan mandiri.

 

Lihat artikel berikut : APA YANG BISA KITA LAKUKAN UNTUK MEMBANTU PUNGUAN :

 

 

 

Media Usaha sebagai Sumberdana Punguan

Membangun komunitas punguan yang hebat dan berkinerja tinggi tentu tidak munhkin bisa tercapai kalau kalau hanya dibiarkan terjadi begitu saja. Tapi ada perlu ada proses yang aktif. Perlu ada orang-orang hebat yang bekerja dan berkarya di dalamnya. Perlu ada kebersamaan yang kuat. Dan berbagai hal lain, termasuk sumber dana yang jelas dan kuat untuk mendukung berbagai kebutuhan punguan. Semua itu, harus bisa segera dilakukan seiring sejalan. Karena cepat atau lambat semua itu pasti akan kembali kepada kita juga.

Sebagai sebuah punguan, memulai usaha bersama sebagai sumberdana punguan tentu merupakan tantangan tersendiri. Memang tidak mudah, tapi hal ini merupakan salah satu pilihan penting yang harus kita sikapi dengan bijak. Punguan membutuhkan sumber dana yang jelas dan tersistem. Tidak bisa terus bergantung kepada sumbangan “tok-tok ripe”. Harus ada sumber dana yang jelas dan kuat agar punguan mampu mewujudkan pelayanannya secara terarah dan berkesinambungan.

Pengembangan sebuah usaha sebagai sumber dana punguan, memang tidak akan secara otomatis meningkatkan kesejahteraan setiap anggota punguan. Namun setiap punguan pasti membutuhkan sumber dana. Sumberdana untuk mendukung kesiapan berbagai keperluan punguan agar bisa mewujudkan pelayannya secara maksimal. Itulah yang menjadi alasan kami menyampaikan rencana usaha punguan berikut  ini demi untuk kemajuan bersama, kinerja punguan dan anggota.

Kita bisa membantu punguan

APA YANG BISA KITA LAKUKAN UNTUK MEMBANTU GENERASI MUDA PUNGUAN:

  1. Membantu para generasi-muda kita agar dapat mengenal dan membentuk bakat dan potensi yng mereka miliki menjadi produk dan karya yang bernilai ekonomis agar bisa mendukung proses kehidupan mereka sehari-hari. Agar bisa mengenal bakat dan potensi mereka yang paling berpeluang untuk dibentuk menjadi produk dan karya yang bernilai ekonomis. Untuk mempersiapkan kemandirian mereka.
  2. Membantu para generasi muda kita agar bisa melakukan praktek dan latihan pembentukan bakat dan potensi yang dimiliki secara terarah dan berkesinambungan untuk membentuk kebiasaan-kebiasaan yang bernilai ekonomis. Banyak dari generasi muda kita yang membutuhkan sarana dan tempat latihan seperti ini yang bisa sekaligus untuk memberi pemasukan dana.
  3. Membantu para generasi muda kita yang membutuhkan berbagai sarana dan kelengkapan yang diperlukan untuk memulai usaha, khususnya yang berdasar pada bakat dan potensi diri.
  4. Membantu para generasi muda kita untuk mendapatkan berbagai paket promosi bagi para talent-talent muda berbakat untuk bisa lebih dikenal masyarakat luas secara umum.
  5. Membantu para generasi muda kita menjadi bagian dari sebuah komunitas belajar wirausaha, tempat mereka untuk membangun hubungan emosional kekerabatan dengan berbagai mitra-mitra kerja yang diperlukan untuk mengembangkan produk dan karya yang dimiliki

 

APA YANG BISA KITA LAKUKAN UNTUK MEMBANTU PUNGUAN SEBAGAI KOMUNITAS.

  1. Sebagai team kerja bagi punguan dalam menjalankan kegiatan harian.
  2. Sebagai mitra kerja dalam melaksanakan berbagai acara dan kegiatan punguan secara lebih terarah dan berkesinambungan
  3. Sebagai media usaha bagi punguan untuk membantu sumber dana punguan
  4. Sebagai agen perubahan bagi punguan untuk membentuk budaya wirausaha dalam punguan
  5. Sebagai mitra kerja untuk membantu punguan memberdayakan kebersamaan untuk mencipta karya.

 

Sumber gambar :http://switchandshift.com/bold-leadership-from-young-leaders

Kekerabatan Suku Batak

Salam Khas Batak :

Tiap puak Batak memiliki salam khasnya masing masing. Meskipun suku Batak terkenal dengan salam Horasnya, namun masih ada dua salam lagi yang kurang populer di masyarakat yakni Mejuah juah dan Njuah juah. Horas sendiri masih memiliki penyebutan masing masing berdasarkan puak yang menggunakannya
1. Pakpak “Njuah-juah Mo Banta Karina!”
2. Karo “Mejuah-juah Kita Krina!”
3. Toba “Horas Jala Gabe Ma Di Hita Saluhutna!”
4. Simalungun “Horas banta Haganupan, Salam Habonaran Do Bona!”
5. Mandailing dan Angkola “Horas Tondi Madingin Pir Ma Tondi Matogu, Sayur Matua Bulung!”

 

Kekerabatan

Kekerabatan adalah menyangkut hubungan hukum antar orang dalam pergaulan hidup. Ada dua bentuk kekerabatan bagi suku Batak, yakni berdasarkan garis keturunan (genealogi) dan berdasarkan sosiologis, sementara kekerabatan teritorial tidak ada..  Bentuk kekerabatan berdasarkan garis keturunan (genealogi) terlihat dari silsilah marga mulai dari Si Raja Batak, dimana semua suku bangsa Batak memiliki marga. Sedangkan kekerabatan berdasarkan sosiologis terjadi melalui perjanjian (padan antar marga tertentu) maupun karena perkawinan. Dalam tradisi Batak, yang menjadi kesatuan Adat adalah ikatan sedarah dalam marga, kemudian Marga. Artinya misalnya Harahap, kesatuan adatnya adalah Marga Harahap vs Marga lainnya. Berhubung bahwa Adat Batak/Tradisi Batak sifatnya dinamis yang seringkali disesuaikan dengan waktu dan tempat berpengaruh terhadap perbedaan corak tradisi antar daerah.

Adanya falsafah dalam perumpamaan dalam bahasa Batak Toba yang berbunyi: Jonok dongan partubu jonokan do dongan parhundul. merupakan suatu filosofi agar kita senantiasa menjaga hubungan baik dengan tetangga, karena merekalah teman terdekat. Namun dalam pelaksanaan adat, yang pertama dicari adalah yang satu marga, walaupun pada dasarnya tetangga tidak boleh dilupakan dalam pelaksanaan Adat.

 

Falsafah dan Sistem Kemasyarakatan

Masyarakat Batak memiliki falsafah, azas sekaligus sebagai struktur dan sistem dalam kemasyarakatannya yakni yang dalam Bahasa Batak Toba disebut Dalihan na Tolu :

  1. Hulahula/Mora adalah pihak keluarga dari isteri. Hula-hula ini menempati posisi yang paling dihormati dalam pergaulan dan adat-istiadat Batak sehingga kepada semua orang Batak dipesankan harus hormat kepada Hulahula (Somba marhula-hula).
  2. Dongan Tubu/Hahanggi disebut juga Dongan Sabutuha adalah saudara laki-laki satu marga. Arti harfiahnya lahir dari perut yang sama. Mereka ini seperti batang pohon yang saling berdekatan, saling menopang, walaupun karena saking dekatnya kadang-kadang saling gesek. Namun, pertikaian tidak membuat hubungan satu marga bisa terpisah. Diumpamakan seperti air yang dibelah dengan pisau, kendati dibelah tetapi tetap bersatu. Namun kepada semua orang Batak (berbudaya Batak) dipesankan harus bijaksana kepada saudara semarga. Diistilahkan, manat mardongan tubu
  3. Boru/Anak Boru adalah pihak keluarga yang mengambil isteri dari suatu marga (keluarga lain). Boru ini menempati posisi paling rendah sebagai ‘parhobas’ atau pelayan, baik dalam pergaulan sehari-hari maupun (terutama) dalam setiap upacara adat. Namun walaupun berfungsi sebagai pelayan bukan berarti bisa diperlakukan dengan semena-mena. Melainkan pihak boru harus diambil hatinya, dibujuk, diistilahkan: Elek marboru.
    Namun bukan berarti ada kasta dalam sistem kekerabatan Batak. Sistem kekerabatan Dalihan na Tolu adalah bersifat kontekstual. Sesuai konteksnya, semua masyarakat Batak pasti pernah menjadi Hulahula, juga sebagai Dongan Tubu, juga sebagai Boru. Jadi setiap orang harus menempatkan posisinya secara kontekstual.

Sehingga dalam tata kekerabatan, semua orang Batak harus berperilaku ‘raja’. Raja dalam tata kekerabatan Batak bukan berarti orang yang berkuasa, tetapi orang yang berperilaku baik sesuai dengan tata krama dalam sistem kekerabatan Batak. Maka dalam setiap pembicaraan adat selalu disebut Raja ni Hulahula, Raja no Dongan Tubu dan Raja ni Boru.

Sumber :/id.wikipedia.org/wiki/Suku_Batak

Bagaimana Kita Membantu Punguan Simatupang.

 

Salah satu tujuan utama dari sebuah punguan  adalah membangun kebersamaan antar sesama anggota punguan. . Yaitu memampukan orang-orang yang ada di dalamnya untuk kut secara aktif membantu sesama anggota melalui berbagai kegiatan dan pelayanan yang sudah ditetapkan. Dengan kehadiran orang-orang seperti inilah  sebuah punguan akan mampu mencapai tujuan pelayanan secara lebih maksimal. Dari sinilah akan terjaga rasa kekeluargaan antar sesama anggota keluarga.

Kemudian membentuk generasi muda yang mandiri dan produktif. Dan ini harus dilatih dan harus dimulai dari diri kita masing-masing. Hari ini.

Melalui kesempatan ini kami mengajak kakak adik dan iboto kami, agar bersama-sama kita berbuat sesuatu untuk membantu punguan kita agar bisa membawa dampak yang lebih besar dalam kehidupan anggota punguan. Dengan kebersamaan yang kuat. kita bisa mengelola sumberdaya dan potensi menjadi asset produktif bagi punguan kita.  Setiap kita pasti memiliki berbagai kemampuan masing-masing untuk membantu punguan mewujudkan kegiatan dan pelayanannya secara maksimal. Berikut beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk membantu punguan :

Membantu para generasi muda kita membentuk bakat dan potensi yang mereka miliki menjadi produk dan karya yang bernilai ekonomis.

  1. Menyiapkan sarana dan kelengkapan yang diperlukan untuk bisa memberdayakan bakat dan potensi yang mereka miliki. .
  2. Menyiapkan media coaching dan mentoring untuk mengenal bakat dan potensi yang paling berpeluang untuk dibentuk menjadi produk dan karya yang bernilai ekonomis. .
  3. Menyiapkan sarana praktek dan berlatih tampil yang terarah dan berkesinambungan sesuai bakat dan talenta mereka.Ada berbagai program acara dan kegiatan.
  4. Menyiapkan media publikasi dan promosi yang terarah dan berkesinambungan agar bakat dan karya mereka bisa dikenal masyarakat luas secara umum.
  5. Menyiapkan komunitas wirausaha untuk membangun hubungan emosional yang kuat dengan berbagai mitra-mitra potensial yang diperlukan untuk mengembangkan produk dan karya yang dimiliki.

Membantu pengurus mengelola kegiatan operasional punguan untuk mewujudkan setiap objektif yang sudah ditetapkan secara terarah dan berkesinambungan.

  1. Membantu pengurus dalam menjalankan kegiatan harian.Misalnya mengelola media komunikasi online milik punguan
  2. Membantu pengurus dalam melaksanakan berbagai acara dan kegiatan punguan secara lebih terarah dan berkesinambungan
  3. Membantu pengurus mengelola media usaha pengembangan bakat untuk membantu sumber dana punguan.

Punguan kita memiliki banyak bakat-bakat muda yang potensial.Mari kita bantu generasi muda kita membentu bakat dan potensi mereka , agar bertumbuh menjadi orang-orang muda yang produktif dan mandiri. Semoga dengan demikian punguan simatupang kita bisa bertumbuh menjadi pungun yang hebat dan berkinerja tinggi, yang berarti juga akan bermanfaat bagi perkembangan setiap anggota punuan.